Home Risk Management and Risiko
News

PENGETAHUAN DASAR ASURANSI

 

Sebelum membahas pengertian dasar tentang asuransi secara keseluruhan, beberapa rumusan pokok dalam kaitan dengan usaha perasuransian, seperti yang tersebut di bawah ini perlu diketahui sebagai pegangan dan landasan pemikiran.

Pada hakekatnya asurasi adalah suatu perjanjian antara nasabah asuransi (tertanggung)  dengan perusahaan asuransi (penanggung) mengenai pengalihan risiko dari nasabah kepada perusahaan asuransi.

Risiko yang dialihkan meliputi : kemungkinan kerugian material yang dapat dinilai dengan uang yang dialami nasabah, sebagai akibat terjadinya suatu peristiwa yang mungkin/belum pasti akan terjadi (Uncertanity of Occurence & Uncertainty  of Loss).

 

Misalnya :

1.   Risiko terbakarnya bangunan dan/atau Harta Benda di dalamnya sebagai akibat sambaran petir, kelalaian manusia, arus pendek.

2.   Risiko kerusakan mobil karena kecelakaan lalu lintas, kehilangan karena pencurian.

3.   Meninggal atau cedera akibata kecelakaan, sakit.

Jenis – jenis asuransi yang dipasarkan oleh Perusahaan Asuransi akan mengakomodasi pengalihan risiko tersebut sesuai dengan ruang lingkup dan objek asuransinya.

Dengan membayar premi asuransi, Nasabah akan mendapatkan penggantian kerugian keuangan dari perusahaan asuransi apabila risiko yang diperjanjikan tersebut benar-benar terjadi akibat peristiwa yang termasuk dalam jaminan polis asuransi yang bersangkutan.

Secara garis besar bidang asuransi terdiri dari 3 (tiga) golongan, yaitu :

1.   Asuransi umum : Yang tediri dari asuransi untuk Harta Benda (Property), Kepentingan Keuangan (Pecuaniary), Tanggung jawab Hukum (Liability) dan Asuransi Diri (Asuransi Kecelakaan dan Asuransi Kesehatan).

2.   Asuransi jiwa : Yang menyangkut masalah meninggalnya tertanggung dalam periode asuransi atau tetap hidup sampai akhir periode Polis Asuransi Jiwa yang bersangkutan. Perusahaan Asuransi Jiwa juga diperbolehkan untuk memasarkan produk Asuransi Kecelakaan dan Kesehatan.

3.   Asuransi Sosial: Adalah program Asuransi Wajib yang diselenggarakan Pemerintah berdasarkan Undang – Undang. Maksud dan tujuan Asuransi Sosial adalah menyediakan jaminan dasar bagi masyarakat dan tidak bertujuan untuk mendapatkan keuntungan-keuntungan komersial.

 

Perbedaan antara Asuransi Jiwa dan Asuransi Umum antara lain adalah :

1.   Pada Asuransi  jiwa terdapat unsur perlindungan (proteksi) dan unsur tabungan, sedangkan pada Asuransi Umum hanya terdapat unsur proteksi saja.

2.   Pembayaran klaim atas ganti kerugian atau santunan dari Asuransi Jiwa sudah ditentukan pada saat permulaan perjanjian, sedangkan pada Asuransi Umum ditentukan pada saat kerugian terjadi.

 

Berdasarkan kerugian tersebut, maka dapat dibuatkan gambaran/sketsa pembagian jenis-jenis asuransi sebagai berikut :

 

Read more...
 


Contact Us

  

Slide show

Statistics

Content View Hits : 36048

Authorised Insurance Agen For

Banner

Chartis

Banner

Lig Insurance

Banner

Adira Motor

Customer Service

           


Copyright (C) 2010. Insurance Conseling by Dara Irliana. Design by CaiKido.